Bersyukurlah kawan!

Kawan, di tengah kebiasaan Anda, pernakah Anda merenung akan nikmat yang selalu kita rasakan? Atau bahkan kita termasuk sebaliknya, selalu mendurhakai nikmat yang kita terima dengan selalu merasa kurang dan kurang?

Kawan, sederhana saja, kalau Anda adalah orang sudah memperoleh pekerjaan mapan, kira-kira berapa gaji Anda tiap bulan?

Ok, setelah itu coba hitung berapa lama Anda bekerja dalam satu bulan? lebih tepatnya berapa jam? Ok, ditentuin saja deh, satu hari kita kerja delapan jam, kalau satu minggu adalah lima hari kerja berarti satu minggu kita kerja 40 jam. Berarti dalam satu bulan kita kerja selama 160 jam.

Ok ambil 160 jam, terus hitung relatifitas gaji Anda tiap bulan, dan simple saja bagi gaji Anda tiap bulan dengan bilangan 160 jam tadi. Berapa rupiah yang Anda dapatkan per jam?!

Kawan, bersyukurlah, karena bisa jadi banyak orang, banyak masyarakat, banyak kaum yang pendapatan per jamnya masih di bawah Anda.

Maka bersyukurlah, mari melihat kenikmatan dengan kacamata masyarakat yang ada di bawah standart kita. Kalau kita terus melihat ke atas, akan selalu merasa kurang, dan hati-hati bisa kesandung!

Melihat ke atas bisa jadi hanya untuk spirit, jangan dijadikan acuan kehidupan sehingga kita selalu merasa kurang dan kurang!

Leave a Reply