Tunggu
Kanjeng Nabi dawuh dalam sebuah hadist, ‘barang siapa mencari muka di hadapan manusia dengan membelakangi Allah, maka tunggulah suatu masa di mana Allah akan menjatuhkannya di hadapan manusia’.
Hendaknya hadist ini dijadikan acuan untuk bermuamalah, berhubungan antar manusia dan bila ditarik sebagai konteks hubungan budaya bangsa, hendaknya menjadi acuan untuk saling menghormati antar bangsa. Dalam hadist menggunakan kata manusia, bukan muslim ataupun mukmin, artinya berlaku untuk semua manusia tidak terlepas suku bangsa ataupun agama.
Maka, ketika Anda korupsi dan merugikan banyak orang, tunggu suatu ketika Anda ditagih oleh Allah. Jangka pendek di dunia ketika Anda masih hidup, bersyukurlah kalau dibuka di dunia, karena Anda bisa bertobat, namun bagaimana kalau dibukanya setelah Anda meninggal? Na’udzubillah.